Tips Merawat Kampas Rem Motor Agar Awet dan Pakem

Kampas rem adalah komponen dari rem cakram, yang terdiri dari pelat penyangga baja dengan bahan gesek yang direkatkan ke permukaan yang menghadap  rotor rem cakram. Bantalan rem mengubah energi kinetik kendaraan menjadi energi panas melalui gesekan.

Kaliper rem memiliki dua bantalan rem dengan permukaan gesekan menghadap ke rotor. Saat rem diaktifkan secara hidrolik, rem menekan atau menekan kedua rem ke rotor yang berputar untuk mengerem dan menghentikan kendaraan.

Saat kampas rem memanas saat bersentuhan dengan rotor, ia memindahkan sejumlah kecil bahan gesekannya ke cakram, meninggalkan lapisan abu-abu kusam. Bantalan rem dan cakram (keduanya sekarang memiliki bahan gesekan) menempel menciptakan gesekan yang menghentikan kendaraan.

Lihat fungsi. Rem adalah salah satu bagian terpenting yang harus dirawat agar sepeda motor Anda tetap dalam kondisi prima. Apalagi jika rem dibiarkan begitu saja, bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Fungsi kampas rem sendiri adalah untuk menekan cakram atau menekan bagian dalam tromol untuk menimbulkan gaya gesek dan memperlambat serta menghentikan roda sepeda motor.

Jika kampas rem sering diabaikan, kenyamanan dan keamanan berkendara dapat terganggu, sehingga penting bagi setiap pengguna sepeda motor untuk memastikan rem dalam kondisi baik sebelum digunakan.

Tips Merawat Kampas Rem Motor Agar Awet dan Pakem

Lalu bagaimana cara merawat kampas rem dengan baik dan benar?

  1. Tidak ada kotoran

Perawatan berkala terhadap kebersihan komponen, wajib di lakukan perawatan.

Karena segala kotoran, baik debu, pasir, dan lain-lain. Jika menempel dalam waktu lama, dapat menggores dinding cakram dan rem.

  1. Memberi jarak

Rem sepeda motor memiliki jarak yang jelas dari pelat atau dinding pelat teromol.

Jadi tidak ada gesekan yang konstan. Karena jika komponen ini mengalami gesekan terus-menerus, maka komponen tersebut dapat terbakar dan aus sebelum waktunya.

  1. Periksa minyak rem

Selalu periksa minyak rem hingga garis  atas tangki dengan minyak rem yang di anjurkan: DOT 3 atau DOT 4.

Ganti minyak rem setiap 24.000 km atau maksimal dua tahun sekali sesuai anjuran. jadwal pemeliharaan berkala dalam manual pengguna.

  1. Jaga Keolengan

Periksa roda belakang, dan jika roda banyak berputar, pastikan bantalan depan dan belakang dalam keadaan baik dan sehat.

Pastikan juga as pada roda tidak bengkok. Dengan memastikan kondisi tersebut, maka keawetan kampas rem pasti akan lebih terjaga dan kinerja sistem pengereman akan lebih optimal.

  1. Membersihkan teromol rem secara rutin

Teromol adalah salah satu jenis rem sepeda motor. Rem tromol memiliki karakter lebih dari cakram.

Pembersihan tromol secara teratur dapat memperpanjang umur rem sepeda motor. Karena drum seringkali tidak penuh dengan debu yang menyebabkan kerja ekstra saat mengerem kain.

  1. Bersihkan juga kampas remnya ya!

Jangan lupa juga untuk membersihkan rotor rem sepeda motor dengan rem cakram. Debu dan kotoran juga menjadi musuh kampas rem sepeda motor.

Kemudian pastikan juga dudukan cakram rata. Sehingga pada saat roda sedang berputar, jika tidak di injak atau di injak maka cakram tidak menyentuh bagian dari kampas rem.

  1. Pastikan bantalan roda Anda terlumasi

Tips lain untuk merawat bantalan rem adalah pastikan bantalan roda Anda selalu di lumasi dengan baik. Bantalan roda adalah bagian yang menghubungkan drum ke poros.

Pelumasan yang baik akan membuat perputaran roda berputar dengan mulus. Selain itu, bisa juga dapat mencegah piringan cakram bersentuhan dengan kampas rem sepeda motor.

Di baca juga : mengatasi motor mogok

Tinggalkan komentar